Rabu, 17 Oktober 2018

My Marriage, My New Life, My Adventure


Yeah akhirnya setelah penantian pacaran 8 tahun, resmi juga kami jadi suami istri... Alhamdulillah
Setelah bertahun tahun mengalami pasang surut hubungn yang kadang up and down. Sempat putus, trus nyambung lagi, putus lagi, nyambung lagi (kayak lagu yah.. hehe). Masih suk mengikuti emosi jiwa muda. Jangan di bayangkan waktu 8 tahun itu kami sering ketemu. Kayak jaman sekarang tiap malam minggu musti "ngapel". Emangnya ABG? hihi pertemuan kami itu dlaam setahun bisa di hitung dengan jadi. Walaupun kami ga LDR-an. Jaraknya cuma Tangerang - Bekasi. Tapi frekuensi ketemu 1-3 bulan sekali. Itu pun kalau sempet dan ada waktu. Malahan kadang saya lebih suka jalan-jalan sendiri. Nah tapi dengan berbagai rintangan, cobaan dan jarang ketemunya itu, alhamdulillah kami masih dalam 1 tujuan dan jalan yang lurus hihihi. 

Tepatnya 26 Agustus 2018 lalu kami sepakat untuk mengikat janji di depan penghulu. Semoga pernikahan kami selalu di rahmati dan diberkahi Allah SWT dan kami menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah serta di berikan keturunan yang cantik, ganteng dan imut imut... amiinn 

Lalu dengan menikah ini, apakah segala persoalan selesai? Kan sudah ketemu tiap hari, ga kayak waktu pacaran dulu. Istilahnya 4L Lu Lagi Lu Lagi hehehe. 
Sejujurnya saya sempat shock ketika memulai kehidupan berdua. Misal, yang biasanya tidur sendiri, sekarang sudah ada orang lain di samping. Atau yang biasa tidur dengan lampu nyala benderang, sekarang harus gelap-gelapan, karena si pacar yang sekarang sudah jadi suami ga bisa tidur kalau lampu menyala... duhh
Kadang malah suka bingung, ketika weekend berdua, bingung mau ngapain ya, mau kemana ya, mau makan apa ya. Kan biasanya waktu masih singlewati saya suka mengisi weekend dengan jalan jalan ke mall, nonton, atau cuma tiduran aja. Masih single... bebas doooonk hehe

sari jahe


Shock itu saya alami di Minggu ke-3 setelah menikah, Minggu pertama masih honeymoon donk yaaahh... masih prepare ini itu, masih berkunjung ke sana ke mari. Malah sempat ke Kampung Halaman Suami mengendarai motor. Jadi its a no problem. 
Ya walaupun pulang dari kampung tubuh agak sedikit lelah dan masuk angin. Untungnya di rumah selalu sedia minuman herbal Sari Jahe dan Sari Temulawak dari herbadrink. Jadi bisa mengembalikan kesegaran tubuh dengan cepat. Dan yang pasti ngilangin capek, karena esok harinya saya langsung ngantor.



Nah setelah semua selesai, dan kami harus kembali ke rutinitas baru deh saya bingung. Mau ngapain ya mengisi hari weekend? 

Masak? Saya ga biasa belanja, jadi di rumah ga ada bahan untuk di masak. Dan yang pasti, saya ga bisa masak hiks hiks. Tapi untungnya Suami ga terlalu rewel dan susah kalau soal makanan. Goreng telur aja pun di makan hehehehe
Ga usah nanya mau dimasakin apa... karena jawabnya pasti "terserah" hahahah
Baking? Duh ternyata suami saya ga suka tuh yang namanya mentega, jadi mau baking rasanya moody banget. Kan takutnya malah doski ga mau makan hasil baking-nya. 

Akhirnya, untuk mengisi Weekend kadang saya ajak suami jalan-jalan ke mall. Biasanya sih ke Mal yang ada tamannya di daerah Bintaro. Karena Suami ga terlalu bisa berlama lama di ruang yang ber-AC Central, matanya langsung merah, jadi kami bisa aja cuma duduk atau jalan di taman. Sebenarnya saya tau sih kalau beliau ga bisa lama di tempat ber-AC, tapi kaaann istrinya suka nge-mall jadi kadang dia suka ngalah. Tinggal sayanya aja yang tega atau ngga berlama lama. Tapi sering ga teganya sih kalau matanya dah merah gitu. Nah karena bisa di bilang kami ini jarang bisa jalan di Mall, kami harus cari alternatif hiburan lain untuk mengisi waktu. 
Walaupun kadang pada akhirnya kami hanya menghabiskan waktu di rumah saja. Sambil ngopi atau minum teh atau lainnya. Ehemz... 

Tapiiii pernah ga sih ada yang baru sadar kebiasaan suami setelah menikah? waktu pacaran ga pernah di tunjukin. Dan baru ketahuan setelah menikah.. 
Dari 8 tahun bersama dia, setelah menikah ini saya baru tahu kebiasaan Suami, kadang bikin sebel, kadang bikin gundah, kadang jadi suka.
Ternyata, dia suka dan sering banget bersenandung. Dan kalau saya tahu lagunya, saya ikutan menyenandung. Tapi kalau ga tahu lagu apa yang dia nyanyiin, saya cuma gigit jari aja sambil dengerin :(

Enaknya lagi punya suami sekarang ini, kalau lagi jalan dan saya pengen di foto, jadi ada yang motoin. Emang sih doski paling ga mau foto bareng atau di foto. Jadi dimanfaatin aja buat moto selfie kita selama dia ga keberatan. Toh demi ke eksisan istrinya hihihi. 


Belum seumur jagung pernikahan kami, hanya berharap dan berdoa kami selalu bersama sampai nenek kakek dan dipertemukan kembali di yaumul akhir. 
Suamiku, Kekasihku, terimakasih sudah mau mengerti istrimu yang belum bisa apa apa ini. 

Love,
Liza
















Jumat, 16 Februari 2018

Sabtu Menginspirasi bersama Teteh Khadija (Peggy Melati Sukma) dan Blogger Muslimah

Sabtu lalu Alhamdulillah akhirnya bisa bertemu langsung dengan Teteh Khadija atau yang biasa dikenal dengan Peggy Melati Sukma. Sabtu itu bagi saya menjadi hari yang indah dan sangat menginspirasi, selain karena mendengar langsung kajian teteh Khadija, bisa bertemu dengan Uni Novia Syahidah yang sudah lama banget saya kenal namanya lewat novel-novelnya dulu dan juga bertemu dengan teman-teman baru sesama blogger muslimah.


Pagi itu, saat tiba di Gedung Permata Kuningan, saya langsung menuju lantai yang telah di informasikan acara akan berlangsung yaitu lantai 17. Sampai di sana setelah keluar lift agak kaget ternyata sepi sekali, nengok ke kanan dan kiri hanya ada beberapa kantor dan gelap. Akhirnya saya turun lagi untuk memastikan lantainya, dan setelah lihat daftar tenant, memang benar kantor PROXIS CONSULTANT GROUP berada di lantai 17. Akhirnya saya naik lagi, dan menjelajah lantai 17 (agak serem sih karena sepi hihihi). Dan finally  setelah keliling ke pojok pojok akhirnya bisa ketemu kantornya.
 
I'm at Proxis Consultants

Proxis Consultant adalah sebuah perusahaan konsultan manajemen terpecaya dan berpengalaman dalam membantu perusahaan nasional dan multinasional dalam mengembangkan perusahaan mereka melalui berbagai macam training. Di Proxis sendiri menyediakan tempat / ruangan untuk training juga loh. Ada mesin kopinya juga, jadi lebih mudah untuk coffee break.

Sudut Favorite lagi di Proxis


Coffee Machine

Ga lama acara di buka oleh MC, lalu sambutan pembukaan oleh founder Blogger Muslimah, Uni Novia Syahidah Rais dan sedikit sambutan dari Direktur IT Proxis Ibu Veny Ferawati Nirmala Sari. 

Uni Novia Syahidah Rais sebagai Founder Blogger Muslimah sedang memberi sambutan

Direktur IT Proxis Ibu Veny Ferawati Nirmala Sari


Makna Hijrah Teteh Khadija

"Pusiiinnggg"

Mungkin yang pernah menonton sinetron Gerhana di salah satu TV Swasta akan mengenal siapa yang melontarkan kata tersebut. Ya, beliau adalah Peggy Melati Sukma. Saya memang bukan termasuk orang yang suka rajin nonton sinetron, apalagi berita gosip. Namun memang untuk beberapa tahun belakangan ini saya sudah jarang mendengar nama Peggy Melati Sukma hadir di layar kaca. Sampai pada beberapa minggu lalu saya menemukan akun Instagram (IG) beliau dan menemukan ada postingan tentang "Kajian bersama Teteh Khadija".

Lalu saya bertanya (dalam hati), siapa Khadija? apakah itu adalah nama komunitas yang mba Peggy kelola? Dan di sinilah saya di Meet Up Blogger Muslimah menemukan jawabannya. Dan Subhanallah ketika bertemu langsung dengan beliau, from head to toe, she's so inspiring me.

Tak ada lagi kaos you can see, tak berkibar lagi rok mini, Tak terjuntai lagi rambut hitam legam dan tak terekspos lagi rona pipi merah muda yang sering kita saksikan di layar kaca. 
Semua telah tertutup dengan pakaian taqwa, tertutup dengan kesederhanaan dan jauh dari kemewahan. MasyaAllah saya sampai merinding dan haru melihatnya. Namun satu yang tak berubah, kecantikannya yang masih terpancar walau hanya terlihat dari matanya, sinar mata yang hanya merindukan kasih Sang Khaliq.

Khadija
Nama Khadija yang di pilih Teh Peggy sebagai nama hijrah, berasal dari nama istri pertama Rasulullah yaitu Ummi Khadija yang bagi Teh Peggy memiliki arti khusus. Ummi Khadija merupakan istri Rosulullah yang pebisnis dan dihijrahkan oleh Allah, juga berjiwa sosial. Yang menjaga kehormatan, kesuciannya dan Beliau juga mengasah dirinya.. Sehingga nama Khadija tersebut memotivasi teh Peggy untuk menjadi seperti Beliau.

Bagi Teteh Khadija, Hijrah itu bermakna sebagai perjalanan untuk selalu meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah. Dan menuju apa yang diperintahkan oleh Allah dan untuk taat kepada Allah. Hijrah sendiri adalah perjalanan yang tidak harus menunggu kapan akan hijrah. Karena Kita adalah hijrah itu sendiri. Sejak menjadi Ruh, lalu menjadi Jasad dan akhirnya dihijrahkan kita ke Dunia. Setelah menikmati kehidupan duniawi maka di hijrahkanlah kembali kita ke alam barzah, lalu ada hari akhir atau kiamat.

Me, Teh Khadija dan Salah Satu Bukunya


Inspirasi Muslimah Jaman Now

Bagi saya, kehijrahan Teh Khadija sangat menginspirasi, bahwa hijrah tak harus juga selalu dengan yang baru. Memperbaiki bacaan Quran, Belajar Sholat di awal waktu,  atau menutup aurat dengan pakaian taqwa seperti yang di contohkan Teh Khadija kali ini juga bisa menjadi jalan hijrah kita. 

Saat melihat teteh datang dengan gamis kotak biru dan jilbab panjang coklat muda dan menutup wajah dengan cadar berwarna coklat tua, menurut saya itu pakaian yang sangat sederhana untuk seorang seperti Teteh. Tidak kelihatan mewah dan mahal yang malah menampakkan kesombongan... MasyaAllah.

Me with @HijabAlsa di sudut Favorite Proxis

Dan kita sebagai muslimah, ada loh  Hijab yang mempermudahkan kita untuk selalu tampil sederhana, syar'i tapi trendy. Seperti Hijab yang saya pakai pada saat Meet Up Kemarin dari Hijab Alsa. Jilbab 2 warna yang bisa di pakai bolak balik. Jadi ga perlu boros beli 2 jilbab, Pas banget untuk menemani aktivitas harian muslimah. Karena 1 Jilbab saja sudah cukup, boleh donk jatah jilbab yang satu disedekahkan. 

Two Side Hijab Alsa

Untuk Jilbab dan Gamis Syar'i yang cantik bisa juga di dapatin di Shalira Syar'i loh. Dengan jahitan yang rapih pada gamis dan Jilbab yang lebar akan membuat nyaman untuk beraktifitas. Karena mengulurkan kain sampai menutup dada adalah kewajiban kita sebagai muslimah ya. Semakin di tutup maka muslimah akan semakin cantik. 

Food On Table

By the way, di acara meet up kemarin itu kita semua bawa potluck donk. Seru banget liatnya. Bermacam macam kue hadir dalam satu meja. Ada Pastel, Risoles, Kripik Singkong, Salak, Jeruk, Bolu Tape, Bolu Talas, Puding Bunga Telang, Biskuit, Roti, Kue Sus,  dan lain-lain. Saking banyaknya sampai bingung mau makan yang mana.

Potluck Peserta

Oh ya, ada juga Ah Mah Cake. Pernah dengar? Yesss Egg Sponge Cake ini No. 1 best seller banget di Singapore, Malaysia, Thailand dan China ternyata. Beruntung banget ikut Meet Up kali ini bisa icip-icip Ah Mah Cake.

Ah Mah Cake ini pembuatannya Fresh, langsung dari Oven. Lembut dan lumer di mulut. Dapat di sajikan saat masih panas maupun dingin. Selain itu Ah Mah Cake porsinya juga besar, duh seneng banget kalau kue porsinya besar kan. Apalagi cocok di sajikan dengan kopi atau teh di setiap waktu, baik di nikmati sendiri atau waktu bersama keluarga.

A slice of Ah Mah Cake - Soft and Yummy

Karena animo yang luar biasa, pastikan memesan 3 jam sebelumnya loh. Untuk sementara ini Ah Mah Cake sudah tersedia di Kelapa Gading (Sebrang MKG) dan Emporium Mall Lt. LG No. 6.

Soal kehalalan, saat ini memang belum ada label MUI karena masih di urus. Ah Mah Cake baru buka di Indonesia dan bahannya menggunakan bahan lokal dan halal. Semoga secepatnya bisa ada label halal-nya ya... Amin.

Teh Khadijah, Kru Blogger Muslimah dan Peserta Foto Bersama

See you on next Blogger Muslimah Meet Up Sista
Love you coz Allah

Liza

Selasa, 26 Desember 2017

Pru Medical Network, Rawat Inap Lebih Mudah di 42 Rumah Sakit Unggulan


source : www.prudential.co.id
Pernah mengalami sakit yang mengharuskan kita menginap di Rumah Sakit alias rawat inap? Dulu saya pernah, karena beberapa persoalan yang menjadi pikiran dan akhirnya saya mengalami stress yang mengakibatkan maag kronis saya kambuh. Karena setiap makanan dan minuman yang sudah tidak dapat di terima dalam lambung, hingga saya harus di infus. 

Untuk mendapatkan kamar rawat inap di rumah sakit itu ternyata tidak mudah, harus menunggu ketersediaan kamar, hubungan dengan provider Asuransi dan lain-lain. Selagi urusan dengan segala proses administrasi, saya sebagai pasien cukup menderita karena menunggu lama. Sampai dalam hati saya berdoa, duh semoga ini terakhir kali saya mengalami rawat inap. 

Sampai saat ini Alhamdulillah saya belum pernah lagi masuk rumah sakit untuk menginap. Pernah satu kali kecelakaan, namun syukurlah tidak parah, hanya berbaring sejenak di ruang gawat darurat dan karena tidak terlalu parah lukanya, hanya mendapat 1 botol infus saja dan di perbolehkan pulang. itu pun saya tidak pakai asuransi, karena urusan administrasi yang rumit. 

Sejak itu saya berpikir, bagaimana jika suatu saat saya memiliki penyakit yang mengharuskan saya untuk di rawat. Apa proteksi yang saya miliki cukup untuk mengcover semua yang saya derita? Atau kalaupun saya memiliki asuransi cukup nyamankah saya apabila menggunakannya? Bisakah Asuransi memberikan kemudahan dan perlindungan jika saya harus rawat inap?

Baca Juga : Pentingnya Asuransi

Peluncuraan  PRU Medical Network

Pada 16 November 2017 lalu yang bertempat di Prudential Center, Kota Kasablanka telah di luncurkan Pru Medical Network oleh PT. Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia). Dimana dengan adanya PRU Medical Network akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah Prudential Indonesia dalam mendapatkan perlindangan untuk rawat inap. Program PRU Medical Network ini tersedia di 42 Rumah Sakit yang di kelola oleh Siloam, Mayapada, Mitra Kelurga, dan Royal Taruma di seluruh Indonesia. 

Dalam kesempatan itu pula Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia menyampaikan," Kami sangat bersyukur dapat meluncurkan PRU Medical Network yang memberikan layanan eksklusif bagi nasabah kami sejak masuk, selama perawatan, hingga keluar rumah sakit."
Beliau juga menyampaikan rasa senangnya bermitra dengan empat rekanan penyedia jasa kesehatan yang memiliki jaringan luas di Indonesia dan memiliki kesamaan misi untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik untuk nasabah, sehingga pasien dan keluarga dapat fokus untuk pemulihan diri.

Keunggulan PRU Medical Network

PRU Medical Network juga di perkuat dengan layanan unggulan Prudential Indonesia lainnya, yakni PRUhospital friend dan PRUhospital line.



PRUhospital friend telah hadir lebih dahulu dan sudah hadir di sejumlah rumah sakit di Indonesia, merupakan petugas perwakilan Prudential yang khusus di tempatkan untuk membantu nasabah secara administrasi, sehingga pasien dan keluarganya tidak akan mengalami kerepotan untuk urusan administrasi rumah sakit. dan pasien akan jauh lebih tenang untuk proses penanganan di rumah sakit.

PRUhospital line merupakan layanan alternatif , yaitu saluran telephone khusus untuk petugas rumah sakit terkait agar dapat berhubungan / kontak langsung dengan pihak Prudential untuk kebutuhan rawat inap nasabah sebagai pasien terpenuhi apabila di rumah sakit tersebut tidak memiliki PRUhospital friend.

Nah, selain layanan PRUhospital friend dan PRUhospital line tersebut, kini di lengkapi dengan layanan PRU Medical Network yang memiliki keunggulan sebagai berikut :

  • Jaminan ketersediaan kamar rawat inap, dimana kita sebagai pasien berhak untuk mendapatkan kenaikan fasilitas kamar jika kelas kamar yang telah di tentukan tidak tersedia. Dan kita cukup membayar sesuai kamar awal. 
  • Bagi keluarga pasien selama pasien dalam perawatan mendapatkan fasilitas tambahan seperti voucher makanan dan/atau minuman, bantal, boneka, dan fasilitas lainnya yang mendukung agar keluarga pasien juga merasakan kenyamanan saat menemani pasien.

List Rumah Sakit Rekanan PRU Medical Network

Karena semakin meningkatnya kebutuhan nasabah atas kenyamanan dan kemudahan dalam pelayanan rumah sakit yang berkualitas, maka dengan hadirnya PRU Medical Network dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Berikut list rumah sakit rekanan untuk PRU Medical Network:





Sabtu, 23 September 2017

Si Iteung yang Nyebelin



Sore ini di bikin kesel sama Iteung. Pasalnya lagi enak-enak ngetik dia langsung naik meja dan  merusuh gangguin. Sebenarnya bukan sekali dua dia naik ke meja makan (yang kosong) tapi sering banget. Sampai kadang karena emosi saya paksa Iteung untuk turun. 

Dia naik ke meja sebenarnya saya tahu alasannya, yaitu minta makan. Tapi terkadang walaupun barusan saja dia makan, dia tetap mengeong minta makan lagi. Dan dia ga suka makanan kering / dry food. Mungkin bagi dia dry food adalah cemilan, makan yang benar adalah makanan basah (wet food).

Emang sih kalau sudah di kasih makanan basah, dia jarang ngikutin lagi kemana kita jalan. Paling dia bersih-bersih mulut lalu main. Gejala ini sebenarnya sudah lama saya perhatikan. Cuma kan repot kalo ga ada orang di rumah gimana kasih makanan basahnya? lagipula makan makanan basah saja kurang bagus untuk kesehatan ginjalnya. paling tidak harus di campur dengan makanan kering. Dan makanan basah hanya boeh di berikan seminggu 1 kali. Tapi kalo makan dry food dia akan terus merasa lapar dan ga akan berhenti mengeong.

Awalnya saya curiga kalau dia cacingan, tapi dia belum lama kok di kasih obat cacing dari dokter. Perutnya pun ga buncit seperti layaknya kucing cacingan. Atau di pupnya ga ada juga cacing yang keluar.Jadi saya menyimpulkan bahwa si Iteung memang haya menyukai wet food sebagai makanan beratnya.

Sakura, Brownies, dan Poty, tidak ada yang bertingkah laku seperti Iteung yang agresif dalam hal makanan. Mereka lebih mau menerima makanan apapun yang di berikan, Kalaupun misalnya mereka tak suka dengan makanannya, mereka tidak akan mengeong lantang dan agresif.

Jika kebetulan saya sedang ada di rumah dan sedang melakukan pekerjaan yang biasanya selalu di ganggu Iteung, salah satu cara saya untuk meredam keagresifannya dalah memasukkan dia ke dalam kandang setelah makan.  Biasanya setelah makan, kucing akan pup atau pip, nah setelah itulah mereka dapat kita masukkan ke kandang tanpa repot menaruh bak pasir didalamnya. Dengan begitu saya bisa tenang melakukan pekerjaan saya.

Saat dimasukan kandang, si Iteung biasanya diam atau tidur (karena abis makan, kucing akan mengantuk). Dan ketika saya sudah selesai maka si Iteung akan saya keluarkan dari kandang dan membiarkan dia untuk main. Jadi untuk sementara ini, itulah yang saya lakukan agar tidak terganggu oleh Iteung.

Liza


Kamis, 21 September 2017

Asuransi Jiwa, Investasi sekaligus Proteksi.. Perlukah?



Asuransi itu apa sih? Perlu ga sih kita tahu tentang asuransi? Dan apa sih manfaatnya buat kita? 

Asuransi adalah perjanjian antara antara dua pihak atau lebih, dimana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang di harapkan. Atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti; atau untuk memberikan suatu pembayaran yang di dasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang di pertanggungkan. (sumber; Ir. Muhammad Syakir Sula, AAIJ, FIIS - Asuransi Syariah Life and General) 

Perusahaan Asuransi adalah salah satu lembaga keuangan non Bank yang saat ini pengoperasiannya juga di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di mana terdiri dari 2 jenis Perusahaan Asuransi, yaitu Asuransi Umum (General Insurance) dan Asuransi Jiwa (Life Insurance). 

Asuransi Umum (General Insurance) biasanya memberikan pertanggungan untuk harta benda, pengangkutan, atau konstruksi. Sedangkan Asuransi Jiwa menawarkan proteksi lebih kepada Manusianya, baik kematian, kesehatan, pension atau pendidikan. 
  
Dalam Asuransi Umum (General Insurance), premi yang telah di bayarkan untuk periode masa pertanggungan 1(satu) tahun tidak dapat di kembalikan atau di tarik dalam bentuk cash kembali apabila tidak terjadi klaim. Dengan kata lain premi akan hangus. 

Sedangkan dalam Asuransi Jiwa (Life Insurance) umumnya premi di bayarkan setiap bulan dengan nominal tertentu yang telah di sepakati antara kita (Tertanggung) dan pihak Asuransi (Penanggung). Biasanya premi tersebut dibayarkan selama kurun waktu tertentu, untuk 5 atau 10 tahun. Apabila dalam kurun waktu tersebut tidak terjadi klaim, maka kita sebagai Tertanggung hanya akan mendapatkan nilai investasi dari premi yang disetorkan setiap bulannya. Nilai investasi akan tergantung dari tinggi / rendahnya investasi pada saat itu. Itu pun apabila kita memilih asuransi jiwa dan investasi sekaligus. 



Jadi dalam Asuransi harus ada kesepatan kedua belah pihak terlebih dahulu untuk terjadinya perjanjian, dan kita di sini sebagai tertanggung pun memiliki hak untuk mengetahui apa manfaat dari asuransi yang kita beli.

Pada asuransi kesehatan misalnya, akan sangat bermanfaat apabila pada suatu ketika kita terdiagnosa berpenyakit kritis, dimana untuk penyembuhannya membutuhkan biaya yang pastinya sangat besar. Karena sakit bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jika tidak memiliki asuransi maka akan sangat sulit untuk memenuhi biaya pengobatan bila kita tidak memiliki pendapatan dan tabungan yang mencukupi. Sedangkan dengan asuransi, maka seluruh biaya bisa ter-cover sesuai dengan jenis asuransi yang kita miliki tanpa kita sendiri mengeluarkan biaya. 

Karena asuransi merupakan jaminan atas suatu resiko. Resiko yang pasti adalah kematian karena manusia pasti mati, walau waktunya kita tak pernah tahu. Tapi dengan memiliki asuransi jiwa misalnya, pada saat kita mati, maka kita akan meninggalkan “sesuatu” untuk anak dan keluarga kita. Apalagi kalau kita merupakan tulang punggung keluarga, sehingga keluarga yang di tinggalkan terutama anak-anak tak perlu bersusah hati untuk meneruskan kehidupannya. Dengan begitu bukankah kita juga melakukan sebuah kebaikan untuk keluarga yang kita tinggalkan?

Liza


 






Kamis, 19 Januari 2017

Demi Cinta, Ricky Harun Belajar Mengenal Wanita





Judul Film               : DEMI CINTA
Genre                       : Drama Komedi
Production House    : MNC Pictures
Executive Producer : Affandi Abdul Rachman
Producer                  : Toha Essa
Director                   : Azhar "Kinoi" Lubis
DOP                         : Halaston Pakpahan
Script Writer            : Syamsul Hadi - Fatmaningsih Bustamar
Pemain                     : Ricky Harun, Tora Sudiro, Nasya Marcella, Titi Kamal, Barry Prim, Oki Setiana Dewi


Ricky Harun berperan sebagai Bagus dan Tora Sudiro berperan sebagai Masbin. Keduanya adalah sepupu yang rela berkorban apapun demi cinta. Semua berawal dari seorang gadis cantik yang tinggal di seberang kamar mereka di sebuah rumah susun yaitu Cempaka yang diperankan oleh Farali Khan. Bagus jatuh cinta kepada Cempaka, namun hanya berani memperhatikan dari jauh. Menurut Masbin, untuk bersanding dengan gadis secantik Cempaka maka Bagus harus kaya dan memiliki pekerjaan sebagai Manager. Maka dengan tekad yang kuat Bagus melamar pekerjaan sebagai Manajer di berbagai kantor di Ibukota namun selalu gagal. 

Bagus mengambil jalan pintas dengan menerima tawaran Syamsudin yang diperankan oleh Teuku Rifnu Wikana untuk bekerja pada Toni (Barry Prima). Bagus tidak memenuhi syarat untuk menjadi anak buah Toni karena tidak berpengalaman melakukan kejahatan. Akhirnya untuk pertama kali Bagus dan masbin pun melakukan kejahatan dengan menculik anak dari seorang wanita kaya bernama Amara (Titi Kamal). Dan merekapun terjebak dalam petualangan bersama anak yang di culik dan baby sitter yang terbawa oleh mereka, Sandra yang diperankan oleh Nasya Marcella. Dalam petualangan itulah perasaan Bagus yang sebenarnya terungkap.

Bagi penggemar film drama komedi, film ini recommended banget. Sepanjang menonton film ini, saya selalu ketawa ngakak menikmati jalan cerita dan kejutan-kejutan dari jalan cerita dan kareakter para tokohnya. Tora Sudiro ga usah di tanya deh kalau soal akting, untuk genre komedi doi emang jagonya. Kepolosan Bagus yang diperankan Ricky Harun "dapet" banget. 

Polos karena cinta,  melakukan kejahatan yang pertama kali dia lakukan, bahkan polos dalam mengenal karakter wanita. Saat bilang tidak, tandanya iya. Dan saat bilang iya, artinya adalah tidak. Nah bingung kan? Tapi di situlah penulis skenarionya mengolah menjadi komedi yang mampu mengocok perut karena saking lucunya melihat si Bagus.

Dari semua adegan yang mengocok perut itu, sayangnya beberapa momen adegan sangat mudah di tebak. Seperti saat dalam pelarian Bagus dan Masbin masuk ke dalam Truck, ternyata truck kembali ke rumah Amara. Saya rasa banyak penonton yang sudah menduga (termasuk saya). Tapi dengan adanya scene tersebut malah bikin ketawa ngakak juga sih. 

Tapi sebagai hiburan keluarga film ini layak di tonton. Beneran bisa melepas jenuh dan stress, karena sepanjang film, penonton akan di suguhkan karakter dan adegan-adegan lucu para pemainnya.

Jangan lupa mulai tayang tanggal 19 Januari 2016 di bioskop-bioskop kesayangan anda loh




Minggu, 27 November 2016

Eco and Compact Living Bagi Pengkoleksi Loyang



Berprofesi sebagai tukang kue, membuat saya menjadi salah satu pengkoleksi alat-alat baking bisa berupa loyang, oven, alat kukus dan cetakan. Toko Bahan Kue adalah syurga bagi para penghobi baking. Istilah “lapar mata” serasa pas banget buat Saya. Rencana awal adalah belanja bahan pembuatan Brownies, lalu melihat ada Loyang cupcake yang dulu saya cari sedang kosong, eh ternyata hari itu pas ada. Masuklah loyang cupcake ke dalam keranjang. Semakin lama di Toko Bahan Kue, maka semakin banyak alat baking yang di masukkan keranjang. Ya loyang lidah kucing loyang roti, loyang cookies, loyang kue bundt dan masih banyak lagi. Dan bertambah pula barang yang perlu di simpan. Saat itu semua perlengkapan baking, saya taruh di dalam gudang khusus. Sehingga dengan semakin bertambahnya koleksi perlengkapan baking, maka semakin penuhlah gudangnya dan semakin berantakan pula isinya. Saya memerlukan waktu lumayan lama untuk mencari loyang brownies yang bertumpuk di gudang karena semua loyang saya tumpuk menjadi satu di sebuah dus besar. Otomatis semua isi akan dikeluarkan untuk mengambil 1 atau 2 buah loyang yang saya butuhkan. Dan akan memakan waktu lagi untuk membereskannya.

Sampai kemudian kamar yang saya jadikan gudang, harus di tempati oleh sanak saudara, sehingga mau tak mau semua barang yang ada di gudang tersebut harus saya keluarkan. Yang jadi permasalahan adalah,  dimana saya bisa meletakkan barang tersebut agar aman, awet, mudah di ambil dan tetap bersih?

“Faktanya, setiap kita memiliki jiwa  pengkoleksi”

Setelah mendengar kata itu di Ngobrol Cantik Eco Compact Living bersama Prajawangsa City dan Blogger Perempuan Minggu lalu, lalu saya berpikir… eh benar juga ya. Bahkan bukan hanya sekadar mengoleksi, tanpa di sadari kesukaan pada sesuatu membuat kita menjadi boros dan tidak bijak meletakkan barang koleksi tersebut yang mengakibatkan hunian tempat tinggal menjadi mudah kotor dan tidak sehat (eco friendly).



Seperti yang di utarakan oleh Mba Bayu Fristanty dari Rapi-Rapi Professisonal Organizer dalam Ngobrol Cantik kemarin, bahwa ada empat trik jitu untuk merapikan konten hunian, dalam kasus ini saya mencoba untuk mengaplikasikan dalam kerapihan perlengkapan baking saya.



Yang pertama adalah review and asses, yaitu memahami perilaku serta rutinitas dan memilih ruangan yang akan menjadi prioritas. Karena rutinitas per-baking-an ada di dapur, tentunya saya harus meletakkan semua perlengkapan tersebut di tempat yang berdekatan dengan dapur. Sehingga tidak akan memakan waktu lama untuk mencari.

Yang kedua group and short, yang artinya kita harus sudah menyortir barang yang kita miliki dan kelompokkan sesuai fungsinya. Menurut saya ini yang sulit, Karena tentunya apa yang saya beli adalah apa yang saya perlukan, walaupun tidak 100% digunakan tiap hari loyang dan teman-temannya itu masih terpakai. Tapi agar nantinya terlihat bersih, saya sortir berdasarkan jumlah. Karena toh penggunaan di oven saya hanya bisa menggunakan maksimal 3 loyang.

Dalam hal penyortiran ada 4 cara yang bisa saya atau kita lakukan agar loyang terlihat rapi dan tidak mubazir yaitu keep, sell, donate dan toss. Caranya dengan menyiapkan 4 dus. Dus yang pertama diperuntukan bagi loyang yang sering di gunakan dan bisa di simpan. Jangan semua merasa masih di pakai, karena kalau berpikir sayang semua loyang pasti akan tetap di simpan. Misal, saya sering mendapat pesanan brownies dan cookies, jadi loyang yang masih tetap saya keep adalah brownies dan cookies. Untuk loyang lain saya taruh di Dus no. 2 yaitu Dus untuk barang yang bisa di Jual. Atau dus no. 3 yaitu untuk barang yang bisa di sumbangkan atau donate. Yang pernah saya lakukan saat menyortir loyang tersebut, saya menemukan banyak loyang baru yang tidak terpakai. Jadi loyang itu saya letakan di dus no. 3, saya hibahkan saja loyangnya ke yang membutuhkan. Dan itu sangat mengurangi tumpukan loyang yang harus di keep.

Sebagian loyang yang sudah dihibahkan

Dus yang ke-4 yaitu dua untuk loyang yang akan di buang. Hmmmm kalo di buang pasti sayang kan. Jadi yang ke-4 ini tidak saya gunakan. Eh tapi ingat, memberi orang lain harus dengan barang yang masih bagus tanpa cacat dan masih bisa di gunakan tanpa merubah fungsinya.

Trik yang ketiga adalah Place It, yaitu memberikan tempat yang layak bagi para loyang tersebut di tempat semestinya, misalnya rak atau lemari khusus perlengkapan baking. Untuk nomor 3 ini, saya mulai menaruh perlengkapan baking yang sudah di sortir dalam sebuah lemari bekas pakaian yang tidak terpakai. Sehingga saat beberapa kali baking kemarin saya lebih mudah menemukan loyang dan tidak perlu mengeluarkan semua loyang.

Yang ke empat adalah maintain, dimana kita harus bisa mempertahankan sistem yang sudah kita jalankan tersebut. Saat semua loyang sudah masuk dalam lemari, artinya saya sudah mulai memasukan barang per-bakingan saya dalam sistem yang saya anggap sebagai kerapihan. Yang harus saya lakukan adalah tetap mempertahankan kerapihannya, hingga seandainya saya harus menambah loyang lagi, saya sudah tahu kapasitas lemari penyimpanan.

Dari Ngobrol Cantik Eco & Compact living kemarin, saya jadi memimpikan tinggal di sebuah apartemen yang eco friendly di Prajawangsa City. Karena selain bisa hidup dengan tenang dengan suasana yang ramah lingkungan, tentunya segala pernak pernik hunian yang teratur bisa membuat lebih nyaman. Apartemen Prajawangsa City memiliki area yang strategis di Jakarta Timur. Dekat dengan tol JORR sebagai akses untuk bepergian ke Bandara, Luar kota atau dalam kota. Pun dekat dengan perkantoran di kawasan TB Simatupang. Dengan ciri khasnya yaitu strategis, seru dan semarak menjadi nilai plus untuk memilih Apartemen yang berdiri dengan 8 tower dan 4.000 unit dengan luas keseluruhan 7 hektar. Superblok ini menghadirkan 2 konsep yaitu Unique Thematic Park yaitu dilengkapi dengan Area Spice Garden, herbal garden, tropical garden, area barbeque, 1 km jogging track, kids pool, thematic pool, fountain plaza, atm center, security 24 jam. Dan Unique Amenities yaitu dilengkapi oleh restaurant, atm center, coffee shop, security 24 jam, dan pusat perbelanjaan terlengkap.

Dengan konsep hunian yang eco friendly itulah impian mendasar untuk memiliki Apartemen di Prajawangsa City. Satu lagi PR saya dalam hal kerapihan dan kebersihan barang kalau mau tinggal di apartemen. Yaitu karena seringnya saya belanja produk Tupperware jadi produk tersebut akhirnya menumpuk di sembarang tempat, ya di lemari dapur, di buffet, di kardus ada Tupperware. Dimana saya bisa taruh agar terlihat rapi kembali?? Okeh, itu PR saya nanti.

Salam
Liza